Thursday, November 17, 2016

Jelang Derby Madrid, Atletico Kehilangan Dua Strikernya

Derby Madrid, Atletico Madrid dan Real Madrid

Tanggal 20 November 2016 hari Minggu besok, Atletico Madrid akan berhadapan menghadapi klub sekotanya yaitu Real Madrid. Derby Madrid ini merupakan ajang lanjutan dalam kompetisi liga Italia Serie A putaran ke 12. Pertadingan kedua madrid tersebut merupakan perandingan untuk pertama kalinya di musim kompetisi kali ini. Tentunya akan seru kaarena pertandingan yang dirasa cukup berat dan menegangkan bagi kedua tim.

Secara statistik pertarungan kedua tim itu memang dikenal selalu menghasilkan laga yang ketat dan penuh dengan pertarungan fisik. Pastinya Rea Madrid selalu jadi favorit para suporter se-kota Madrid karena keunggulan kualita pemain mereka, namun sepertinya Atletico tampaknya tidak terlalu memusingkan itu.

Gelandang Atletico Madrid, Koke mengatakan "Ini adalah pertandingan di mana apapun bisa terjadi. Kami sudah mengenal satu sama lain cukup baik, kami sudah saling berhadapan di dua final dan detail kecil yang akan menentukan hasil akhir. Situasinya 50-50 namun memang benar bahwa mereka punya keuntungan untuk meraih hasil imbang atau bahkan menang atas kami,"

Ia melanjutkan "Akan sangat sulit bagi kami untuk menang, namun kami akan coba untuk melakukannya. Menang atas Barca atau Madrid menurut saya tidak terlalu berbeda. Madrid adalah rival abadi dan saya terus percaya itu sejak kecil."

Namun kabar tentang striker mereka yang masih cedera, Antoine Griezmann, tentunya akan menurunkan sedikit moral bertarung mereka. Griezmann sempat mengalami cedera saat Ia membela negaranya saat melawan Swedia dalam ajang kualifikasi Piala Dunia minggu lalu. Dan kondisinya saat ini spertinya masih tanda tanya untuk dapat merumput saat Derby berlangsung.

Koke juga menjelaskan "Dia mengalami benturan di kakinya dan ia sedikit mengalami bengkak. Namun saya kira dia tidak akan mendapat masalah karena ini adalah pertandingan yang besar dan semua orang pasti ingin bermain di dalamnya."

Selain Griezmann, Alvaro Morata pun juga sepertinya akan absen dalam laga tersebut. Ia juga mengalami Cedera setelah ,membela negaranya Spanyol. Padahal ia sedang dalam momen yang bagus dengan klub ini dan juga dengan timnas Spanyol.

Koke mengungkapkan "Memang benar bahwa Real Madrid punya pasukan yang amat besar, dengan pemain bagus yang bisa menggantikannya. Namun amat disayangkan bahwa Alvaro tidak bermain, karena kami selalu ingin bermain melawan yang terbaik di atas lapangan."


Monday, November 14, 2016

Griezmann Masih Setia Untuk Sementara

Griezmann, Atletico madrid, Griezmann and Pogba,
Antoine Griezmann
Antoine Griezmann merupakan striker Atletico Madrid yang telah dibelanya sejak 2014 silam. Ia direkrut oleh Atletico setelah membela Real Sociedad dari 2009. Di Atletico, Pria berdarah Prancis itu semakin matang dalam menjaringkan bola ke gawang lawan.

Namun banyak isu yang beredar bahwa Ia akan bergentayanan pada bursa transfer pemain yang akan datang. Selain itu banyak juga yang mengabarkan bahwa tertarik untuk hijrah ke Manchester United dan bahkan rivalnya Manchester City sudah siap dengan dana transfer untuk memboyong pemain yang bernomor punggung 7.

Griezmann mengakui bahwa Ia sering berbincang dengan Paul Pogba tentang MU Griezmann. Selain itu Ia juga menanyakan tentang karakter dari pelatihnya, Jose Mourinho. Sekedar Informasi Griezmann memiliki hubungan yang dekat dengan Pogba terutama setelah keduanya sering bertemu sebagai sesama pemain timnas Prancis.

Seperti yang dilansir Metro, Ia mengatakan"Saya selalu bertanya kepada Paul Pogba tentang Manchester United. Saya pikir mereka adalah klub besar dengan insfrastruktur yang sangat bagus. Saya bertanya kepada Paul tentang beberapa pemain, apakah mereka benar-benar pemain yang bagus, atau apakah Jose Mourinho itu pelatih yang bagus,".

Ia tak menyangkal bahwa ia memiliki harapan untuk dapat bermain dengan Pogba dalam satu klub. Namun untuk saat ini sepertinya ia masih setia bersama dengan Atletico Madrid. Bahkan baru baru ini Ia menegaskan bahwa dirinya masih akan bertahan di Atletico Madrid dan mempersembahkan trofi juara untuk tim ibu kota Spanyol itu.

Griezmann melum memikirkan soal transfer dalam waktu dekat, karena ia ingin fokus untuk mengembangkan karirnya di Vicente Calderon, seperti yang Ia ungkapkan kepada Sky Sport."Transfer di masa depan akan tergantung apa yang saya rasakan. Sekarang, saya adalah seorang ayah, jadi pindah ke kota lain bukan hal yang tepat. Saya akan lihat apakah saya ingin melakukan sesuatu yang lain di masa depan."

"Namun sekarang, saya bahagia di Atletico dan saya masih ingin memenangkan banyak trofi bersama klub ini.”

Memang akhir akhir ini Griezmann menunjukkan penampilan apik baik di klub dan timnas, ditandai dengan keberhasilannya membawa Atletico masuk ke final Liga Champions musim lalu dan juga juga masuk ke final Euro 2016 bersama Prancis, walaupun akhirnya ia mereka harus puas menjadi runner up saja.

Wednesday, November 9, 2016

Karena Penalti, Atletico Tak Raih Poin Lagi

atletico de madrid vs real sociedad

Pada putaran ke 11 ajang kompetisi Liga Spanyol, La Liga, Atletico Madrid dijamu oleh Real Sociedad di markasnya Estadio Anoeta. Hari Sabtu tanggal 5 November 2016 memang bukan hari keberuntungan bagi klub yang sudah bertengger di peringkat ke 3 karena harus pulang tanpa membawa poin. Mereka ditaklukan oleh tuan rumah denga gol bola mati yaitu tendangan dua belas pass. Dan hal tersebut tidak terjadi satu kali

Gol penalti pertama dicetak oleh Carlos Vela pada menit 54. Gol penalti kedua oleh Willian Jose di menit 75.

Hasil ini membuat Atletico tetap memiliki 21 poin di peringkat tiga. Atletico sementara tetap tertinggal tiga poin dari Real Madrid yang masih akan menjamu Leganes dan satu poin di belakang Barcelona yang akan tandang ke Sevilla.

Dalam pertandingan itu pada dasarnya kedua kubu sama kuat terutama pada saat babak pertama. Mereka masih mencoba menjajal kemampuan lawan dan menahan kepemilikan bola selama mungkin.

Memang dimenit pertama, Atletico mengambil inisiatif untuk dapat menyerang dan mendapatkan peluang pertama di menit-menit awal, tapi tandukan bek Diego Godin masih terlalu tinggi.Di menit ke 30, Atletico kembali mendapatkan kesempatan emas namun ketika Kevin Gameiro menembakan bolanya di depan penjaga gawang Sociedad, Geronimo Rulli, namun menyentuh tiang gawang.

Sociedad pun tak diam saja dan kemudian mengganti mengancam lewat tendangan Vela dan tandukan Willian Jose anmun hasilnya masih sama 0-0 hingga turun minum.

Pada babak kedua, Atletico terlebih dahulu mengancam melalui sebuah serangan balik yang dilaukan dengan cepat oleh Carrasco. Namun sayangnya masih belum tepat sasaran.

Tak lama setelah itu dimenit ke 54 Atletico Madrid mendapatkan kesialan saat Gabi melakukan pelanggaran terhadap Yuri di dalam kotak penalti. Kemudain Vela maju sebagai pengeksekusi dan sayangnya berhasil mengetarkan jala yang dijaga Jan Oblak. Hal tersebut membawa Sociedad unggul 1-0.

Dieogo Simeone sebagai pelatih melakukan sejumlah pergantian, termasuk merumputkan Fernando Torres untuk menggantikan Gameiro.

Namun apa yangterjadi di menit ke 75, wasit kembali memberikan hadiah penalti untuk tuan rumah mengingat pelanggaran terhadap Vela. Kali ini Willian Jose yang maju sebagai algojo untuk memperlebar selisih gol dan lagi lagi Jan Oblak tak mampu menahan bola untuk bersarang di gawangnya.

Hingga babak kedua selesai sayangnya Atletico tak mampu membalas perlakuan tuan rumah dan terpaksa pulang tanpa poin.

Tuesday, November 1, 2016

Dua Brace Atletico Madrid Taklukan Malaga


Griezmann, Carrasco dan Gameiro

Pada hari Sabtu kemarin tanggal 29 Oktober 2016, Atletico Madrid menjamu Malaga dalam ajang pertandingan minggu ke 10 ajang kompetisi liga Spanyol Pertandingan ini diselenggarakan di Estadio Vicente Calderon, Madrid dan menghasilkan kemenangan untuk tuan rumah dengan skor 4-2.

Pertandingan tersebut berlangsung seru dimana banyak terjadi pergerakan yang bagus dan juga kesempatan kesempatan dalam mencetak gol. Memang Atletico cenderung lebih menguasai bola dibabak pertama ketimbang malaga namun di babak kedua Malaga sudah bisa membaca situasi dan lebih baik dalam penguasaan bola sehingga dapat mengimbangi permainan Atletico.

Pada babak pertama Atletico tercatat megubah papan angka sebanyak tiga kali. Di menit ke 6 Yannick Carrasco menjebol gawang Malaga lewat umpan dari Antoine Griezmann. Lalu dimenit ke 24 didepan mulut gawang maksud hati dari pemain Malaga untuk memberikan passing bola melalui sundulan, namun Kevin Gameiro menyambar bola tersebut dan langsung menendang keras ke perut gawang dan angka berubah menjadi 2-0.

Tertinggal 2 angka membuat Malaga akhirnya membuat angka pada menit ke 31. Kali ini Sandro Ramirez mengeksekusi tendangan bebas langsung dari sisi gawang dan ternyata dapat menghasilkan gol sehingga skor menjadi 2-1. Kebobolan satu angka pada penghujung babak pertama, dimenit ke 44, Kevin Gameiro lagi lagi merubah papan skor untuk Atletico, kali ini Ia mencetak gol karena umpan lambung yang diterima oleh Griezmann lalu denganc cepat diberikan Gameiro untuk dieksekusi. Skor berubah menjadi 3-0 sampai babak petama selesai.

Pada saat babak kedua dimulai dimenit ke 49 stefan savic dikenakan kartu kuning akibat pelanggaran dan sayangnya dimenit ke 60 lagi lagi ia melakukan pelanggaran sehingga Ia diganjar dengan kartu merah. Malaga memanfaatkan hal ini dan empat menit kemudian Chory Castro memberikan umpan kepada Ignacio Camacho dan akhirnya menghasilkan gol untuk kali kedua bagi Malaga.

Akhirnya walaupun dengan 10 pemain, Atletico mampu ternyata masih mampu untuk membuat angka lagi. Kali ini umpan dari Angel Correa dari tengah lapangan dibawa langsung dengan cepat oleh Yannick Carrasco menuju pertahanan lawan dan dari luar kotak pinalti Ia menendangnya tanpa bisa diblok oleh Idriss Carlos Kameni, sang kiper Malaga.

Dengan demikian skor akhir menjadi 4-2 dengan kemenangan Atletico dan membawanya ke peringkat ketiga klasmen sementara Liga Spanyol, La Liga di minggu ke 10.

Wednesday, October 26, 2016

Sevilla Menghentikan Status Tak Pernah Kalah Atletico Madrid

Sevilla Vs Atletico Madrid 2016

Atletico Madrid pada musim ini akhirnya harus menghentikan langkahnya sebagai klub yang tak pernah kalah dalam beberapa kompetisi dalam dan luar negeri. Tercatat lebih dari sepuluh pertandingan mereka tak pernah terkalahkan. Setidaknya bermain imbang.

Rekor selalu menang Atletico Madrid di lebih sepuluh pertandingan tersebut terhenti saat mereka melawan Sevilla tanggal 23 Oktober 2016 yang lalu sebagai tamu untuk mengunjungi stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Gol tanpa perlawanan dari Los Rojiblacos, menyesakkan dada karena kebobolan di menit ke 73 oleh Steven N'Zonzi.

Kekalahan ini tentu saja membuat pelatih Diego Simeone kecewa. Ia menyayangkan ketajaman pemain ujung tombak timnya membuahkan hasil pada pertandingan ini. Dari lima tendangan tepat ke gawang, tapi ada satupun yang menjadi gol.

Ia mengatakan "Kami tidak mampu menyelesaikan peluang untuk mencetak gol, tapi itulah yang sedang kami perbaiki. Sementara Sevilla dapat melakukan dengan baik,".

Terkait dengan jalannya pertandingan, memang tuan rumah agak sedikit lebih agresif namun cenderung dapat dikuasai Atletico. Namun, kartu merah Koke membuat Los Colconeros sulit mengembangkan permainan.

"Saya merasa punya waktu di babak pertama di mana kami menguasai permainan. Babak kedua, mereka memulai lebih baik, lalu kami memasukkan Tiago. Pertandingan terus berimbang sebelum gol terjadi," ujar pelatih asal Argentina ini.

Gabi, selaku Kapten dari Atletico Madrid juga telah menganalisa bahwa sebenarnya tidak ada yang salah dari timnya pada pertandingan tersebut. Tentu saja hal ini kemudian membuat tim asuhan Diego Simeone merasa kesal dan penasaran karena harus mengakui kehebatan sang lawan.

"Kami bermain dengan cara yang sama seperti yang biasa kami lakukan, tapi kami harus mengakhirinya dengan perasaan kesal atas kekalahan ini," ujar Gabi.

Walaupun demikian nampaknya Atletico Madrid cukup beruntung karena di tengah pekan ini tidak ada jadwal untuk pertandingan di Copa del Rey. Dengan begitu, sang kapten meminta semua rekannya untuk melupakan kekalahan dari Sevilla dan bersiap menyambut tantangan baru.

"Kami harus move on, kembali ke tujuan awal kita dan bertekad untuk memenangkan pertandingan selanjutnya," tegasnya.

Memang masih panjang perjalanan mereka sampai final nanti, karena di akhir minggu ini tanggal 29 Oktober 2016, Atletico Madrid akan mengikuti jadwal pertandingan lanjutan La Liga menjadi tuan rumah melawan Malaga.

Friday, October 21, 2016

Perdiksi Pertandingan Sevila Vs Atletico Madrid 23 Oktober 2016

Sevilla, Atletico Madrid, champions League, La Liga
Sevilla Vs Atletico Madrid
Hari minggu 23 Oktober 2016 nanti akan diselenggarakan lanjutan liga Spanyol antara dua klub yang berada di tiga besar klasmen sementara La Liga. Dua klub besar itu adalah Atletico Madrid melawan Sevilla. Pertandingan tersebut rencananya akan diadakan di Ramon Sanchez Pizjuan, markas dari Sevilla.

Saat ini Atletico Madrid berada di peringkat pertama dengan 18 poin yang dibayang bayangi oleh Real Madrid dengan poin yang sama sedangkan Sevilla berada diurutan ke tiga dengan jumlah poin 17. Dalam delapan kali pertandingan Atletico belum pernah kalah walaupun tiga kali bermain imbang di La Liga musim ini, sedangkan Sevilla hanya sempat kalah sekali diminggu keenam saat melawan Athletic Bilbao.

Jika dilihat dari data statistik, memang sampai dengan enam pertandingan melawan Sevilla, Atletico selalu menang, namun perlawanan yang mereka berikan selalu membuat pasukan dari Diego Simeone terpaksa bermain imbang di tiga pertandingan diantaranya.

Dalam pertandingan ini jika ingin Atletico bertahan dalam peringkatnya saat ini, kemenangan adalah hal yang mutlak. Bermain imbang juga sebenarnya masih bisa membuat Atletico diperingkat pertama namun hal itu terjadi jika real Madrid tidak menang saat melawan Athletic Bilbao.

Oleh karena itu Atletico harus dapat merumputkan dari awal pemain pemain terbaiknya untuk menjaga hal-hal yang tidak diingin kan diakhir pertandingan.

Sang pelatih,Diego Simeone sayang tidak bisa membawa beberapa pemain andanlan mereka, sebut saja Jose Gimenez, Augusto Fernandez, Alessio Cerci dan Miguel Angel Moya yang dipastikan harus menepi karena cedera yang dialaminya.

Kemungkinan besar Ia akan menggunakan formasi 4-4-2. Kevin Gameiro dan Antoine Griezmann akan turun sebagai starter pada pertandingan ini. Sementara di lini tengah mereka, due Koke dan Gabi juga masih jadi andalan Simeone untuk mengatur tempo serangan. Untuk penjaga gawang ada kiper tangguh Jan Oblak yang siap menggagalkan peluang-peluang Sevilla.

Untungnya bukan hanya Atletico saja berlaga di dua kompetisi besar sehingga menguras tenaga para pemainnya namun Sevilla juga demikian. Selain bermain di La Liga mereka berdua juga bermain di Liga Champions.

Tuesday, October 18, 2016

ZIdane Layak Memimpin Prancis

Berita ZIdane, Pelatih Real Madrid, Zidane Prancis, Pelatih, Real Madrid
Zinedine ZIdan saat memimpin pelatihan
Blaise Matuidi, merupakan pemain gelandang dari Paris Saint – Germain yang masih bertahan dari 2011 sampai sekarang. Ia saat ini masih dipercayakan juga untuk diikut sertakan dalam tim Nasional sepak bola Perancis dengan posisi yang sama. Semenjak pertandingan perdananya di tahun 2010 saat menghadapi Bosnia-Herzegovina, Ia telah tercatat telah tampil 54 kali dengan 8 buah gol untuk tim nasional Prancis. Apalagi saat Prancis berhasil sampai babak final Euro 2016 lalu, posisi gelandang tengah tim nasional Prancis tak perah mengabsenkan Matuidi.

Pria bernomor punggung 14 di PSG baru baru ini mengungkap ke media atas kekagumannya terhadap kemampuan manajerial tim yang ditunjukkan oleh Zinedine Zidane. Pemain tersebut juga menilai bahwa pelatih Real Madrid ini pada dasarnya sudah layak untuk dapat melatih Tim Nasional Prancis.

Zinedine Zidane menjalani karir kepemimpinan sebagai kepala pelatih sejak musim lalu untuk pertama kalinya. Ia mengabdi pada Real Madrid untuk menggantikan posisi Rafael Benitez yang saat ini melatih di Newcastle United Sebelumnya Zidane pernah melatih Real Madrd Castilla, yang merupakan tim cadangan dari Real Madrid dan hanya dapat bermain di Segunda Division saja. 

Menurut Matuidi, Zidane juga dianggap berhasil karena bisa mempersembahkan gelar juara di Liga Champions untuk El Real pada musim kemarin.

Matuidi mengatakan " Saya rasa Zinedine Zidane sudah siap untuk menjadi pelatih Prancis, namun untuk saat ini, Didier Deschamps juga masih melakukan tugasnya dengan sangat baik".

Matuidi melanjutkan juga bahwa ia memiliki harapan besar kepada Zidane untuk bisa menjadi pelatih Prancis di kemudian hari, walaupun pada dasarnya Ia masih mendukung kinerja Deschamps,.

"Tidak ada yang tahu apa yang nanti terjadi di bursa transfer, Apapun itu Zidane juga sudah siap dan dia saat ini berada di salah satu klub terbaik di dunia," ungkap pemain yang saat ini masih membela klub PSG.

Zinedine Zidane saat ini masih terikat kontrak di Di Real Madrid hingga dua musim kedepannya. Ia dikabarkan akan tetap mengasuh Real Madrid dan berada di Ibukota sampai bulan Juni 2018.